Hubungan Perilaku Personal Hygiene Dengan Kejadian Skabies di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Bandung
Rika Harini & Neti Sitorus

Abstrak
Abstrak

Perilaku personal hygiene adalah suatu tindakan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan seseorang. Faktor yang mempengaruhi perilaku adalah pengetahuan, sikap serta tindakan. Penyakit kulit skabies banyak terjadi di lingkungan secara kelompok atau tinggal bersama dan tingkat personal hygiene yang kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku personal hygiene yang meliputi pengetahuan, sikap, tindakan dengan kejadian skabies di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Bandung. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif survey analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel berjumlah 61 responden, pengambilan data menggunakan kuesioner mengenai perilaku personal hygiene dan kejadian skabies. Hasil penelitian pengetahuan menunjukkan sebagian besar (62.3%) anak binaan memiliki tingkat pengetahuan yang kurang, hasil penelitian sikap menunjukkan setengah dari (50.8%) anak binaan memiliki sikap yang tidak mendukung, hasil penelitian tindakan menunjukkan sebagian besar (55.7%) anak binaan memiliki tindakan yang tidak mendukung, hasil penelitian kejadian skabies menunjukkan sebagian besar (67.2%) anak binaan menderita skabies. Terdapat hubungan (p-value .012 < 0.05) pengetahuan dengan kejadian skabies, terdapat hubungan (p-value .023 < 0.05) tindakan dengan kejadian skabies sedangkan untuk variabel sikap tidak terdapat hubungan (p-value .238 > 0.05) dengan kejadian skabies. Hasil penelitian ini hendaknya dapat dijadikan sebagai program rencana tindak lanjut seperti pendidikan kesehatan untuk meningkatkan perilaku personal hygiene dalam mencegah kejadian skabies di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II, Bandung.
Kata kunci: perilaku, pengetahuan, sikap, tindakan, personal hygiene, skabies
 



© 2017 copyright | Design & Programming by ICT STIK Immanuel | Login