Hubungan Kemandirian Dengan Kualitas Hidup Pada Lansia di Desa Margajaya RW 13 Kecamatan Ngamprah
Bernadeta & Elizabeth Ari

Abstrak
Abstrak

Usia lanjut merupakan proses yang bergerak secara perlahan dari individu untuk menarik diri dari peran sosial atau dari konteks sosial. Keadaan ini menyebabkan interaksi individu yang lanjut usia mulai menurun baik dari sisi kualitas dan kuantitas yang berdampak pada kemandirian lansia. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kemandirian dengan kualitas hidup pada lansia di Desa Margajaya RW 13 Kecamatan Ngamprah.Kemandirian adalah kemampuan untuk memenuhi kebutuhan seseorang adalah tujuan paling penting pada sebagian besar lansia tanpa melihat status kesehatannya. Kualitas hidup adalah pandangan seseorang yang berhubungan dengan harapan dalam hidup mereka, kebahagian yang mereka rasakan dan penghargaan yang mereka terima dari lingkungan sekitar. Metode penelitian kuantitatif, desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 72 lansia dengan teknik sampling yaitu sampel jenuh. Pengumpulan data menggunakan angket dan kuesioner.Hasil analisa univariat tmenyatakan bahwa(52.8 %) lansia tidak mandiri dan (55,6%) lansia di Desa Margajaya RW 13 Kecamatan Ngamprah memiliki kualitas hidup yang buruk. Uji bivariat tmenggunakan Chi-Square, didapatkan p value = 0,037 artinya bahwa terdapat hubungan antara kemandirian dengan kualitas hidup pada lansia di Desa Margajaya RW 13 Kecamatan Ngamprah. Peneliti menyarankan bagi pihak desa bekerjasama dengan instansi terkait untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang meningkatkan kemandirian dan mengadakan kegiatan keterampilan.
Kata Kunci: Kemandirian, kualitas hidup, lansia

 



© 2017 copyright | Design & Programming by ICT STIK Immanuel | Login