Pengalaman Perawat Mengatasi Dampak Hospitalisasi pada Anak di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Adjidarmo Rangkasbitung
Tini Inggriani

Abstrak
Abstrak
Hospitalisasi merupakan suatu proses karena suatu alasan berencana atau darurat. Proses ini mengharuskan anak untuk tinggal di rumah sakit. Hospitalisasi dapat menyebabkan kecemasan dan ketakutan pada semua tingkat usia anak dan pada orang tua. Ketakutan dan kecemasan karena cedera pada tubuh, lingkungan baru dan perpisahan. Kondisi ini akan mempengaruhi perkembangan anak. Peran perawat dalam meminimalkan stres pada anak akibat hospitalisasi sangat penting, sehingga perawat perlu memahami konsep stres hospitalisasi dan prinsip-prinsip asuhan keperawatan melalui pendekatan untuk memenuhi perkembangan efek positif dan meminimalkan efek negatif dari hospitalisasi. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengalaman perawat mengatasi dampak hospitalisasi pada anak akibat hospitalisasi di Ruang Anak Manggis Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Adjidarmo Rangkasbitung, dengan mengambil sampel sebanyak 6 partisipan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, data diperoleh dengan indepth interview (wawancara mendalam) dan direkam dengan menggunakan ic recorder atas persetujuan responden. Data-data yang sudah diperoleh kemudian di klasifikasikan dalam tema. Dari penelitian ini didapatkan hasil tujuh tema yaitu 1) memahami takut dan cemas, 2) reaksi anak terhadap hospitalisasi, 3) respon perawat terhadap anak dengan hospitalisasi, 4) hambatan dalam mengatasi anak dengan hospitalisasi, 5) kesulitan fasilitas, 6) upaya perawat dalam mengatasi anak dengan hospitalisasi, 7) perawat perlu mendukung adaptasi anak. Saran perawat meningkatkan upaya-upaya menerapkan asuhan keperawatan model adaptasi S.C.Roy dan Caring K.M. Swanson.
Kata kunci: Hospitalisasi, ketakutan dan kecemasan, pengalaman
 



© 2017 copyright | Design & Programming by ICT STIK Immanuel | Login