Hubungan Antara Status Gizi Dengan Usia Menarche Dini pada Remaja Putri di SMP Umi Kulsum Banjaran Kab. Bandung Provinsi Jawa Barat Tahun 2016
Fahmi Fuadah

Abstrak
Masa peralihan yang dialami oleh setiap individu dari masa anak-anak menuju masa remaja ditandai oleh beberapa perubahan, perubahan tersebut meliputi perubahan hormon, perubahan fisik, perubahan psikologi dan sosial. Pubertas merupakan titik pencapaian dari kematangan seksual pada anak perempuan yaitu dengan terjadinya menarche. Hasil ini sesuai dengan Riskesdas (2013) yang menjelaskan bahwa terjadi penurunan usia menarche pada remaja putri berkisar antara 11-14 tahun.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan usia menarche dini pada remaja putri di SMP Umi Kulsum Banjaran tahun 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pendekatan analitik kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi penelitian seluruh siswi kelas VII dan VIII yang berjumlah 240 orang dan sampel yang digunakan berjumlah 173 orang dengan tehnik pengambilan yaitu Tehnik Proposional Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik angket menggunakan alat ukur kuesioner. Analisis data melalui dua tahapan, univariat (distribusi frekuensi), dan bivariat (chie-square)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia menarche paling banyak yaitu 11 tahun (43,3%), terdapat hubungan antara status gizi (kurus-normal), Disarankan kepada siswa untuk dapat meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi terutama yang berhubungan dengan menstruasi, institusi pendidikan dapat mengoptimalkan edukasi tentang kesehatan reproduksi remaja dengan bekerja sama dengan tenaga kesehatan di lingkungan sekitar.
Kata kunci: Status Gizi, Usia menarche
 



© 2017 copyright | Design & Programming by ICT STIK Immanuel | Login